Sedikit menjengkelkan rasanya jika komentar bahwa sikapmu di
luar dan di dalam begitu berbeda, Jauh sekali. Tampak baik, padahal buruk. Maksudku,
aku tak tahu apakah aku adalah seorang yang memiliki karakter lebih dari satu
ataukah seseorang dengan hidden character.
Bukankah madrasah pertama adalah keluarga, bagaimana anak
berkembang itu tergantung pada keluarganya. Bukan, aku tak menyalahkan
keluarga. Maksudku, mengapa kalian tidak pernah menanyakan bagaimana kabarku ?
sekolahku ? tugasku ? mengurung diri ini adalah menjadi caraku, dan hal itu
terbiasa hingga dewasa. Maka, jangan salahkan sikap ini tampak tak terlihat,
bahkan publik pun tahu. teganya, kau pun tak mencari tahu.
Dan kini, bahkan aku tak tahu sebenarnya diriku adalah yang
mana ? namun, aku mengambil yang di luar, karena itu lebih baik, walau aku
berusaha. Tapi bisakah kalian mengerti ? agar aku bisa nyaman, dan mengikuti
perintah. Karena aku tahu seindahnya istana orang, aku pasti pulang.





